Hidup JK…!!

Setelah sekian kali bolak-balik di Jakarta, tapi baru kali ini saya mendapatkan pengalaman yang berbeda. Untuk pertama kalinya saya menggunakan sepeda motor di Jakarta selama dua hari. Tapi saya cuma membonceng, heheheheh🙂.

Dalam hati saya berpikir, kenapa ada peradaban segila ini. Tidak ada yang peduli dengan orang di sekitarnya. Semuanya saling sabet, ambil kiri dan kanan seenaknya sendiri tanpa menghiraukan kendaraan yang lainnya. Anehnya lagi, kayanya tidak ada yang protes dengan cara berkedara seperti ini. Semuanya tampak normal.

Sebelumnya saya hanya melihat bagaimana semrawutnya jalanan di Jakarta akibat ulah pengedara motor, tapi kali ini saya merasakannya sendiri bahkan menjadi pelakunya😀. Biasanya, cara kita melakukan hal yang kecil, misalnya cara berkendara, mencerminkan perilaku kita yang sebenarnya.

Jadi kalau kita berkendara dengan tertib, maka itu juga berlaku dalam kehidupan kita. Memang sih tidak total berlaku demikian, tapi saya pikir ada benarnya juga. Nah kalo di Jakarta dengan cara berkendara yang amburadul gitu, maka bagaimana perilaku masyarakatnya… Hehehehehe, jawab sendiri ya🙂.

Sampai suatu senja, saya berhenti di sebuah tempat untuk membeli minum dan nongkrong di kursi yang nyaman sambil menikmati minuman tersebut. Kebetulan juga, tempat nongkrong itu berada di perempatan, alhasil saya menjadi penonton yang sebenar-benarnya dari kehebohan yang terjadi.

Bunyi klakson dari mana-mana dan tidak henti-hentinya. Orang berteriak-teriak, entah itu umpatan atau lainnya. Lampu merah diterobos begitu saja. Suara mesin yang menderu-deru kencang. Semuanya kesetanan di jalanan, seolah sedang kebelet untuk buang air. Dan beberapa kali saya melihat orang-orang yang hampir berkelahi.

1,5 jam saya duduk di tempat dimana saya bisa bebas melihat pemandangan ini. Sampai akhirnya saya menyatakan kalimat ini ke teman saya, “kalo semua pabrik klakson di tutup di dunia ini, maka orang yang menjadi gila pertama kali adalah orang Jakarta”. JK = Jakarta sama dengan Klakson.

4 thoughts on “Hidup JK…!!

  1. begitulah. semua saling sikut berebut paling cepat. akhirnya pada mentok di tengah jalan gara2 gak ada yg mau ngalah. jadinya malah ancur2an.. hidup SBY!😀

  2. hahaha. itu masih di jalan raya.
    belum lagi “miskinnya” trotoar yg juga direbut sama pengendara motor. malah pejalan kaki yg harus ngalah.
    aya aya wae….

  3. ups… kami juga melakukannya. sudah saya peringatkan ke teman saya sebagai pengendara, jangan mengambil hak orang lain. trotoar adalah hak bagi pejalan kaki. tapi dijawab oleh teman saya: “kalo gak gini gak bakalan sampe!!”
    hiks… *_*

  4. mungkin direvisi jadi J=K. hihihi… Bali juga bntar lagi kayak gitu BLi. coba deh kalo sempat liburan lagi, mampir ke bali, bawa mobil/motor sendiri. hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s