Di Persimpangan itu Tidak Enak

Aku membaca blog teman hidupku selama ini. Dia bertanya dalam judul blognya “when did you last let your heart decide?”. Yup, pertanyaan yang sulit dan mengganggu. Ini seperti bisul di pantat. Gak keliatan namun selalu terasa, terlebih ketika ingin beristirahat (baca: duduk).

Aku sedang dalam persimpangan, antara pilihan hati dan nalar. Itu sebabnya aku melarikan diri dalam kesibukan, yang sebenarnya tidak terlalu sibuk. Lebih tepatnya pura-pura sibuk mungkin ya.

Tapi saya mulai bosen melarikan diri. Tak ada gunanya. Sudah saatnya untuk memutuskan. Jika selalu dalam persimpangan tanpa berani memilih maka kita tidak akan pernah melangkah maju. Pertanyaannya apakah saya harus memutuskan dengan hati atau dengan nalar?

*antara tetap beraktivitas di tempat yang sama, mencari yang baru, dan mencari beasiswa*

6 thoughts on “Di Persimpangan itu Tidak Enak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s