Perawatan Domba Bunting

Sebaiknya domba yang sudah dikawinkan dan sudah menunjukan tanda-tanda bunting dipisahkan dari pejantan, untuk menghindari sifat agresif dari domba pejantan yang ingin mengawini lagi. Proporsi pakan juga diatur.

Domba yang bunting sebaiknya tidak diberi pakan yang berlebihan. Pakan yang berlebihan bisa membuat induk domba menjadi gemuk dan atau janin domba menjadi besar sehingga akan menyusahkan proses melahirkan.

Lebih baik memberi makan yang banyak dan berkualitas pada domba yang sudah melahirkan atau sedang masa menyusui. Atau sederhananya, lebih baik membesarkan bayi domba di luar kandungan, dibandingkan membesarkan janin domba yang masih dalam kandungan.

Sedangkan ciri-ciri domba yang akan melahirkan adalah bagian perut domba terlihat “angglong” (jawa_red) atau posisi perut turun. Atau bagian atas perut tampak berongga. Selain itu, ambing juga terlihat membengkak.

Perilaku domba yang akan melahirkan juga berperilaku menyendiri dan cenderung mencari tempat yang kering. Namun sekali lagi, hal yang penting adalah pencatatan atau recording. Pencatatan yang baik akan sangat membantu kita memprediksi masa melahirkan. Masa kebuntingan domba kurang lebih 144 – 157 hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s